2009/01/30

Axis Operasikan BTS Bertenaga Hidrogen

Jakarta - Axis mengoperasikan Base Transceiver Station (BTS) bertenaga hidrogen di Sei Mencirim, Deli Serdang, Sumatera Utara. BTS ramah lingkungan ini menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar yang akan menyediakan tenaga cadangan apabila pasokan listrik PLN mengalami gangguan.

BTS bertenaga hidrogen ini diklaim mengunakan teknologi mutakhir dimana gas hidrogen dikonversikan langsung dalam suatu reaksi elektrokimia menjadi tenaga listrik. Sisa pembuangan dari proses ini adalah air murni, yang sama sekali tidak membahayakan lingkungan.

Sel bahan bakar yang digunakan BTS ini adalah Premion T3000 yang diproduksi oleh P-21 di Jerman. P-21 adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang memproduksi sel bahan bakar yang dapat diaplikasikan pada industri telekomunikasi. Sel bahan bakar ini menggunakan gas hidrogen untuk komersial yang dikirimkan ke lokasi BTS dalam bentuk silinder serta dapat memproduksi 3kW tenaga pada 48 V DC saat mesin bekerja.

Sementara Sumatera Utara dipilih sebagai lokasi pertama pemanfaatan sel bahan bakar ini karena telah dilakukan beberapa percobaan baik untuk teknologi sel bahan bakar dan pasokan bahan bakar gas hidrogen. Lokasi ini secara khusus dipilih oleh Axis di Sumatera dari beberapa lokasi menara Axis yang paling sering mengalami kekurangan pasokan listrik PLN.

Umumnya, generator bertenaga diesel akan difungsikan apabila pasokan listrik PLN terganggu, namun pada BTS hidrogen, sel bahan bakar dapat digunakan sebagai pasokan tenaga cadangan.

Muslim Khan, Chief of Technology Officer Axis mengatakan, terobosan ini dapat memungkinkan kami untuk membangun jaringan di area-area yang saat ini belum dapat kami layani. "Kami juga senang bisa menggunakan alternatif energi yang tergantikan dengan biaya yang efektif serta aman bagi lingkungan dibandingkan dengan pembangunan jaringan telekomunikasi dengan metode tradisional," imbuhnya dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, Axis juga telah mengoperasikan BTS bertenaga surya di Minas Barat. Dua menara telekomunikasi yang juga ramah lingkungan ini merupakan bagian dari inisiatif 'Hijau' yang dilakukan Axis untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab terhadap lingkungan di operasional perusahaan sehari-hari.

2009/01/19

ntel Buat CPU untuk Laptop Super Tipis

Dalam tahun ini juga Intel akan mengeluarkan sebuah prosesor berarsitektur Core baru untuk dipakai di laptop ultra tipis yang berharga lebih murah, menurut beberapa sumber Intel di acara CES Las Vegas. Segmen laptop ultra portabel berharga murah ini sama dengan segmen yang ditargetkan AMD dengan mengeluarkan platform Yukon dan Congo.

Prosesor Intel ini sendiri akan membedakan dirinya dengan produk lain dalam portfolio produk Intel, diposisikan di satu segmen yang lebih rendah dari laptop ultra portabel mahal yang biasanya dijual dengan harga antara $1.500 - $3.000 seperti MacBook Air dan Envy 133. Prosesor ini juga tidak akan berkompetisi dengan Atom yang digunakan untuk mengoperasikan netbook yang sebagian besar berharga kurang dari $500.

Intel akan bersaing langsung dengan prosesor Athlon Neo AMD yang diluncurkan baru-baru ini — ditargetkan untuk laptop super tipis yang berharga di antara $700 dan $900.

Menurut sumber, prosesor ini "memungkinkan notebook yang berukuran lebih tipis dari 25mm." Prosesor mobile ULV Core 2 Duo Intel seperti SU9300 dan SU9400 yang sudah ada hari ini memiliki Thermal Design Power (TDP) sebesar 10 watt, jauh lebih rendah dibandingkan Intel mobile Core 2 Duo yang memiliki TDP 25 - 35W.

Arsitektur baru ini merupakan modifikasi kecil dari prosesor Ultra Low Voltage Intel hari ini. MEnurut sumber, prosesor baru ini akan berdimensi 22 x 22 mm.

Produk-produk ULV Intel sudah dipake di berbagai notebook ringan seperti Toshiba Portege R600 dan Sony Vaio TT, tetapi keduanya merupakan laptop ultra ringan segmen tinggi, dengan harga dimulai dari $2.000.(RA)

2009/01/05

Korban Palestina


London - Bayi-bayi di Jalur Gaza berisiko terkena hipotermia. Apalagi bayi yang baru dilahirkan. Hal ini disebabkan karena suhu yang membeku dan terputusnya aliran listrik.

Kebanyakan suhu di rumah dan rumah sakit di Jalur Gaza sangat dingin di malam hari. Apalagi saat ini tidak ada pemanas yang dapat digunakan setelah Israel teris menerus menghujani kawasan ini dengan bom.

"Kita harus mengirimkan lebih banyak makanan dan selimut untuk memastikan anak-anak itu tidak mati karena kelaparan dan kedinginan," ujar Dominic Nutt, jubir organisasi kemanusiaan 'Save the Children' dari Inggris seperti ditulis AFP, Senin (5/1/2008).

Nutt menjelaskan bayi-bayi yang baru lahir memerlukan temperatur yang hangat. Nutt juga mendesak PM Inggris dan pemimpin Uni Eropa lainnya harus mendesak segera diadakan gencatan senjata di wilayah konflik tersebut.

"Orang-orang harus bisa bergerak dengan aman sehingga bisa mengambil makanan bagi keluarganya saat bantuan tiba," jelas Nutt.

Aku turut prihatin dg apa yg terjadi di Palestina.
Aku mengutuk agresi israel terhadap Palestina krn tdk berperikemanusiaan....
Do'aku untuk Palestina berjuanglah terus untuk memperoleh kemerdekaan yg hakiki ingtalah Allah SWT s'lalu berada di pihak orang2 yg benar.
Do'aku untuk israel...semoga israel..lenyap dr peta dunia.....

News Update

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Anda mau membeli atau mencari Buku?


Masukkan Code ini K1-39C35C-1
kutukutubuku.com
Anda malas datang langsung ke toko buku pada saat anda ingin membeli buku,gak usah khawatir anda bisa langsung pesan buku yang anda inginkan hanya dengan melalui website http://kutukutubuku.com.Anda cukup mengisi identitas diri anda dan buku yang anda inginkan.

Berita IT dan Artikel

News Liputan6

Computer Science

Gallery

  Gallery (Friend's 4ever )